✔ Tips.Cara Beternak Ikan Lele Dumbo
Lele dumbo yaitu spesies ikan air tawar yang gampang diternakan, siapapun sanggup melakukannya asalkan kita punya kolam dengan pasokan air yang cukup. Lele dumbo sangat menyenangi kolam yang natural artinya kolam dengan air yang mengalir dan ganjal kolam yang berlumpur, ibarat itu kira kira habitat orisinil lele dumbo. Jangan menciptakan kolam dari terpal/kain plastik, jikalau anda masih memiliki cukup lahan, alasannya yaitu akan berdampak jelek terhadap pertunbuhan ikan lele. Kalau anda mau tahu Tips cara beternak ikan lele dumbo,
dibawah ini yaitu tata caranya:
dibawah ini yaitu tata caranya:
1. Persiapan kolam
Buat kolam sebaik mungkin, perbaiki terusan air biar sanggup memasok air sesuai kebutuhan kolam dengan maksimal. Pastikan dinding pematang dan dasar kolam tanahnya padat dan tidak ada lubang biar tidak terjadi kebocoran. Untuk berlindung ikan lele sekaligus mempermudah pemanenan, maka sebaiknya dibentuk parit dan kubangan (bak untuk pemanenan).
2. Menabur Kapur
Taburkan kapur ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama, penyakit dan memperbaiki kualitas tanah. Dosis yang dianjurkan yaitu 20-200 gram/m2, tergantung pada keasaman kolam. Untuk kolam dengan pH rendah sanggup diberikan kapw lebih banyak, juga sebaliknya apabila tanah sudah cukup baik, sumbangan kapur sanggup dilakukan sekedar untuk memberantas hama penyakit yang kemungkinan terdapat dalam kolam.Pemupukan dengan kotoran ternak ayam, berkisar antara 500 – 700 gram/m2; urea 15 gram/m2; SP3 10 gram/m2; NH4N03 15 gram/m2. Kolam dibiarkan selama 7 hari guna memberi kesempatan tumbuhnya makanan alami.
3. Penebaran Benih
Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan takaran 35 gtamlm2 selama 24 jam atau formalin dengan takaran 25 mg/l selama 5-10 menit. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada dikala udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan pembiasaan suhu) dengan cara memasukan air kolam bertahap ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang gres yaitu kolam. hal ini berarti bahwa perlakuan tersebut dilaksanakan diatas permukaan air kolam dimana wadah (kantong) benih mengapung diatas air. Jumlah benih yang ditebar 35-50 ekorlm2 yang berukuran 5-8 cm.
4. Pemberian Pakan
Selain makanan alami, untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele perlu sumbangan makanan komplemen berupa pellet. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan sanggup dibentuk dari adonan dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan l:9 atau adonan dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandungan 1 : 1 : 1 adonan tersebut sanggup dibentuk bentuk pellet.
5. Pemanenan
lkan lele jumbo akan mencapai ukuran yang cukup untuk dikonsumsi sehabis dibesarkan selama 130 hari, dengan bobot antara 200 – 250 gram per ekor dengan panjang 15 – 20 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. Ikan lele akan berkumpul diparit dan kubangan, sehingga gampang ditangkap dengan memakai jaring.
Cara lain pemanenan ikan lele jumbo yaitu dengan memakai pipa ruas bambu atau pipa paralon atau bambu diletakkan didasar kolam, pada waktu air kolam disurutkan, ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu atau paralon, maka dengan gampang ikan sanggup ditangkap atau diangkat. Ikan lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan yang dipasang dikolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikan-ikan tersebut diangkut untuk dipasarkan. Pengangkutan ikan lele sanggup dilakukan dengan memakai karamba, pikulan ikan atau jerigen plastik dengan sedikit air yang diperluas lubang permukaannya.
Semoga bermanfaat
0 Response to "✔ Tips.Cara Beternak Ikan Lele Dumbo"
Posting Komentar